Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro melakukan Penertiban Pedagang Kaki Lima pada Kecamatan Metro Pusat

Tim Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro melakukan Monitoring pada Hari Rabu tanggal 26 Juli 2018, ditemukan bagunan-bangunan liar yang didirikan oleh masyarakat atau pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah melanggar Perda Nomor 9 tahun 2017 tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan ekstetika Kota (pasal 12) adapun data sebagai berikut:

 

  1. Pedagang Buah milik Ibu SutiyemA.H.Nasution Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Pusat.
  2. Pedagang Es Cincau milik Sukir Jln.Hasanudin Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat.
  3. Pedagang Buah milik Ibu AsiatiA.H.Nasution Kelurahan Yosodadi (depan MDC) Kecamatan Metro Pusat.
  4. Penjual Dompet milik Bapak MuryadiA.H.Nasution Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Pusat.
  5. Penjual Buah milik Ibu MoranaA.H.Nasution Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Pusat.
  6. Penjual Nasi Uduk milik Ibu Sri HartatiA.H.Nasution Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Pusat.
  7. Penjual Buah milik Ibu Herni (samping agam) Jln.A.H.Nasution Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Pusat.
  8. Penjual Es Dugan milik Ibu NetiHasanudin Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat.
  9. Penjual Ayam Crispy milik Ibu SitiHasanudin RT/RW 008/005 Kelurahan Metro Pusat Kecamatan Metro Pusat.

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Tim Penegakan Perda sebagai berikut:

  1. Tim telah melakukan sosialisasi tentang Perda No.9 tahun 2017 tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan ekstetika Kota (Pasal 12).
  2. Teguran Lisan/tertulis serta diberikan batas waktu pembongkaran selama 5 hari bagi pemilik warung/bangunan.
  3. Apabila teguran lisan dan tertulis tidak di indahkan oleh para pemilik warung/bangunan akan dibongkar paksa oleh petugas gabungan dari Satpol PP Kota Metro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *